Desa Pangkal Mas Mulya
Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji
MUSYAWARAH PEMBENTUKAN TIM PENYUSUNAN TIM RKPDes TAHUN 2027 DAN REMBUK STUNTING TAHUN 2026
Dalam rangka mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, Pemerintah Desa Pangkal Mas Mulya melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai bagian dari tahapan penyusunan perencanaan pembangunan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyepakati langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui sinergi lintas sektor serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, pendamping desa, serta unsur kecamatan untuk membahas kondisi stunting di desa dan menyusun rencana aksi yang terarah dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut dipaparkan kondisi stunting berdasarkan hasil pendataan dan pemantauan kesehatan balita. Selain itu, peserta juga membahas berbagai faktor penyebab stunting, seperti pemenuhan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pola asuh anak, sanitasi lingkungan, akses air bersih, serta perilaku hidup bersih dan sehat.
Melalui forum ini disepakati berbagai program prioritas yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026, antara lain:
- Peningkatan pelayanan Posyandu dan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).
- Pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil yang membutuhkan.
- Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala.
- Edukasi mengenai gizi seimbang, ASI eksklusif, dan pola asuh kepada keluarga.
- Pencegahan anemia pada remaja putri dan ibu hamil.
- Peningkatan akses air minum layak dan sanitasi yang sehat.
- Kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
- Penguatan kapasitas kader Posyandu dalam pendampingan keluarga berisiko stunting.
- Pendataan dan pemutakhiran keluarga sasaran percepatan penurunan stunting.
- Penguatan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan intervensi spesifik dan sensitif.
Hasil kesepakatan Rembuk Stunting selanjutnya menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 serta penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa), sehingga program percepatan penurunan stunting memperoleh dukungan pembiayaan yang memadai sesuai kewenangan desa.
Pemerintah Desa Pangkal Mas Mulya berharap melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, angka stunting dapat terus menurun sehingga anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas. Upaya pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
Dengan terselenggaranya Rembuk Stunting Tahun 2026, diharapkan terbangun komitmen yang kuat antara pemerintah desa, lembaga desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
